Ganja dan Moralitas Bangsa Indonesia

Ganja terlalu tabu untuk dibicarakan dewasa ini. Selain soal legalitas, moral menjadi dinding penghalang untuk membahasnya.

Dalam lingkup akademisi, pembahasan mengenai ganja selalu dikaitkan dengan moralitas. Salah satu alasan mereka menyatakan penolakan terhadap legalisasi ganja adalah masalah moral.  Ganja dianggap sebagai salah satu penyebab merosotnya moral bangsa.

ilustrasi: rumahcemara.or.id
Pemuda yang nyimeng akan hilang moralnya serta menimbulkan berbagai permasalahan. Mereka akan mabuk, kemudian melakukan hal-hal buruk yang bertentangan dengan norma-norma yang berlaku. Apabila dilegalkan, mau dibawa kemana bangsa ini?  Begitulah kata akademisi ketika ditanya mengenai isu legalisasi ganja.

Moralitas mencakup pengertian tentang baik buruknya perbuatan manusia. Moralitas dikonstuksi oleh masyarakat sehingga membentuk budaya. Jika ditarik benang merahnya, ganja juga berkaitan dengan budaya bangsa kita, di mana masyarakat dulunya memanfaatkan ganja sebagai obat malaria dan asma pada masa penjajahan Belanda. Bahkan beredar iklan rokok ganja sebagai obat asma di koran.

Kemudian di Acehyang dikatakan sebagai ladangnya ganja—memanfaatkan ganja untuk berbagai keperluan, seperti medis dan kuliner. Dulu belum ada permasalahan moralitas akibat penggunaan ganja, karena dahulu masyarakat menggunakan ganja secukupnya dan seperlunya.

Sedangkan dewasa ini, kemerosotan moral disebabkan oleh krisis identitas dari pemudanya. Krisis identitas adalah sebuah konflik dalam diri yang memang bisa muncul selama kehidupan, terutama saat menjelang dewasa.

Krisis identitas ini dalam rangka pencarian jati diri yang sebenarnya. Sehingga anak muda akan bereksperimen menggunakan sesuatu diluar konteks kebermanfaatannya atau sering dikatakan sebagai penyalahgunaan. Misalnya saja menggunakan ganja untuk mabuk. Padahal khazanah penggunaan ganja jika sewajarnya tidak menimbulkan mabuk, hanya sekadar relaxasi.

Hal tersebut sering dikatakan sebagai penyalahgunaan ganja. Jika digunakan dengan benar ganja dapat digunakan sebagai medis. Lebih cerdas lagi jika diberdayakan dalam industri. Sudah banyak literatur dari luar negeri mengenai ganja medis dan industri. Sayangnya belum ada literatur dari dalam negeri karena masih terbentur dengan UU no 35 th 2009 tentang narkotika.

Penyalahgunaan ganja akibat dari krisis identitas para pemuda ini menimbulkan berbagai mitos yang menyebabkan ketakutan pada masyarakat terhadap ganja. Ketakutan dalam diri mereka sendiri yang menimbulkan phobia ganja. Didukung pula dengan adanya UU no 35 th 2009 yang meletakkan ganja sebagai narkotika golongan 1 yang membutakan mata seluruh warga akan manfaat daripada ganja.

Dalam isu legalisasi ganja yang sedang hangat-hangatnya ini, yang diperlukan adalah regulasi. Pembatasan yang benar-benar ketat agar tidak ada lagi penyalahgunaan. Pentingnya kemauan untuk berpikir terbuka dari belenggu phobia ganja, dan kedewasaan dalam berpikir sangat diperlukan agar tidak lagi krisis identitas yang menyebabkan kemerosotan moral akibat ganja.

Ketika berbagai intervensi tersebut dilakukan, ganja dapat diberdayakan sebagaimana nenek moyang dulu. Serta apabila digunakan dengan seperlunya, maka akan diketahui manfaat dan pemberdayaannya sehingga tidak ada pelarangan dalam penggunaan, yang ada hanya pembatasan.


Tulisan lain dari Ratna Triwulandari




____________________________________

Selasar Penulis

Ratna Triwulandari

(@apocalypseee)

Seorang perempuan muda yang memiliki hobi merakit mimpi dan banyak berangan, namun enggan menggapainya. Saat ini menyibukkan diri mencintai ganja dan bingung bagaimana cara menulis. Cita-cita terbesarnya menjadi guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Name

Agama,4,ahmadiyah,1,Buku,2,Ceramah,1,Cerpen,23,Donna Haraway,1,ekologi,2,esai,20,feminisme,1,fiksimini,4,G30S,1,Gallery,2,Ganja,2,gender,15,HOS Tjokroaminoto,1,hukum,1,Ilyas Husein,1,komunisme,1,Lapor,3,minoritas seksual,1,new normal,1,Opini,1,pascakolonial,1,Pembantaian,1,Pendidikan,2,perempuan,5,petani,1,PMII,1,politik,3,puasa,1,Puisi,3,Ratna Triwulandari,3,resensi,3,Rizka Umami,1,Sejarah,5,seksualitas,1,Selasar,17,Sosok,5,Tualang,1,
ltr
item
selasartutur[dot]com: Ganja dan Moralitas Bangsa Indonesia
Ganja dan Moralitas Bangsa Indonesia
Ganja terlalu tabu untuk dibicarakan dewasa ini. Selain soal legalitas, moral menjadi dinding penghalang untuk membahasnya.
https://1.bp.blogspot.com/-kHHWDOF7vy0/X0dFqihfdYI/AAAAAAAAAEI/KVtu8Y7TmuA2HJs-Ly3LyuUeCBgOsD2UACLcBGAsYHQ/w320-h213/tree-nature-forest-grass-plant-field-498268-pxhere.com.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-kHHWDOF7vy0/X0dFqihfdYI/AAAAAAAAAEI/KVtu8Y7TmuA2HJs-Ly3LyuUeCBgOsD2UACLcBGAsYHQ/s72-w320-c-h213/tree-nature-forest-grass-plant-field-498268-pxhere.com.jpg
selasartutur[dot]com
https://www.selasartutur.com/2020/08/ganja-dan-moralitas-bangsa.html
https://www.selasartutur.com/
https://www.selasartutur.com/
https://www.selasartutur.com/2020/08/ganja-dan-moralitas-bangsa.html
true
3884400824057811209
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy